Krisis Catalunya, Pemerintah Spanyol Tolak Seruan Mediasi

Djanti Virantika, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2017 09:25 WIB
Warga berkumpul setelah referendum kemerdekaan Catalunya. (Foto: The Australian)
Share :

Kericuhan guna menghentikan referendum ini terjadi pada Minggu 1 Oktober 2017 waktu setempat. Saat itu, polisi berusaha membubarkan warga Catalunya yang ingin melakukan pemungutan suara. Polisi terlibat bentrok dengan para pemilih hingga berebut kotak suara.

BACA JUGA: Mencekam! Referendum Catalunya Berujung Bentrok, 760 Orang Jadi Korban

Akibat bentrokan tersebut, 844 orang terluka. Mereka terluka karena terkena peluru karet yang ditembakkan polisi Spanyol guna membubarkan pelaksanaan pemungutan suara.

Dari pemungutan suara tersebut, pemerintah Catalunya mengumumkan 90,9% warga setuju memerdekakan Catalunya dari Spanyol. Sekira 2,26 juta orang memberikan hak suaranya dalam jajak pendapat tersebut.

Namun, tak seluruh warga Catalunya menginginkan kemerdekaan dari Spanyol. Dalam pemilihan tersebut, 176.565 orang atau sekira 7,87% suara memilih tidak. Pemerintah Spanyol sendiri menganggap referendum itu sebagai tindakan ilegal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya