SYDNEY – Sebuah hal menarik dilakukan pihak pengelola bandara Sydney, Australia. Mereka memutuskan untuk melelang barang-barang yang tertinggal di bandara Negeri Kanguru tersebut untuk badan amal.
Sebagaimana diwartakan ABC News, Senin (9/10/2017), barang-barang yang akan dilelang merupakan barang yang tertinggal selama 12 bulan terakhir. Diperkirakan, ratusan ribu dolar akan didapat dari pelelangan barang-barang itu.
Lelang akan diadakan secara online pada 11 dan 12 Oktober 2017. Dari kunjungan 42 juta orang ke bandara, pihak pengelola mengumpulkan sekira 1.200 barang.
BACA JUGA: So Sweet! Bandara Glasgow Sediakan Layanan bagi Anak-Anak yang Kehilangan Boneka
Jenis barang yang akan dilelang sangatlah beragam. Beberapa barang tersebut adalah puluhan laptop, kamera, perhiasan, dan suvenir. Selain itu, ada pula gitar, terompet, dan tong anggur atau gandum Amerika.
"Ada TV layar lebar dan sepeda. Hal itu menimbulkan pertanyaan bagaimana Anda kehilangan sesuatu seperti itu," ujar juru bicara badan lelang Pickles Auctions, Richard White.
Menurut White, pelelangan ini akan menghasilkan dana yang besar. Tahun lalu, dari pelelangan serupa, Pickles Auctions dapat mengumpulkan uang lebih dari USD200 ribu atau sekira Rp2,7 miliar.
BACA JUGA: Pecahkan Rekor Dunia, Ratusan Anjing Berkumpul dan Galang Dana Rp63 Juta
Menurut pihak pengelola bandara, para turis memang kerap kehilangan barangnya. Mereka sering sekali lupa membawa kembali barang-barangnya.
"Salah satu tempat paling umum untuk kehilangan barang adalah melalui pemeriksaan. Seseorang sering meninggalkan barang mereka di wadah keamanan," kata juru bicara bandara, Laura Stevens.
Keteledoran meletakkan barang, menurut Laura, tak hanya terjadi ketika mereka pergi menggunakan pesawat terbang.
"Terkadang orang tidak yakin ke mana mereka harus meninggalkan barang, mungkin mereka bepergian dengan taksi, kereta api, atau lewat bandara dengan sebuah maskapai penerbangan,"
Dari seluruh barang yang akan dilelang pada Rabu dan Kamis pekan ini, lanjut Laura, ada sebuah barang yang paling aneh. Barang paling aneh yang pernah ditinggalkan di bandara adalah kaki kayu.
Menurut pihak pelelang, bandara Sydney juga menemukan botol parfum milik penumpang yang tertinggal.
"Percaya atau tidak ini telah hilang dua kali," kata White.
Pihak pengelola bandara sendiri membanderol harga untuk penyimpanan barang yang tertinggal. Setiap barang dibanderol seharga USD1 atau sekira Rp10 ribu. (DJI)
(Rifa Nadia Nurfuadah)