OKEZONE STORY: Baper saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Pendiri AS Tak Jemu Tulis Surat Romantis bagi Perempuan Prancis

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 12 Oktober 2017 08:01 WIB
Cinta antara Thomas Jefferson dan Maria Conway harus bertepuk sebelah tangan (Foto: Journal of The American Revolution)
Share :

JARAK yang membentang ribuan kilometer (km) antara dua orang yang sedang dimabuk cinta bukan masalah berarti pada masa sekarang ini. Kemajuan teknologi memungkinkan keduanya saling bertatap muka walau harus lewat layar gawai masing-masing.

Bayangkan jika Anda dimabuk asmara tetapi hidup ribuan tahun lalu, tepatnya pada 1786. Rasa cinta yang menggebu-gebu tentu menyiksa. Anda tidak bisa langsung menuntaskan rindu karena harus menunggu kapan sepucuk surat dari sang kekasih sampai.

Seperti itu kira-kira yang dirasakan Presiden Amerika Serikat (AS) ketiga, Thomas Jefferson. Salah satu pendiri Negeri Paman Sam itu tidak mampu menahan rindu pada seorang perempuan yang berjarak ribuan kilometer, tepatnya di Prancis, bernama Maria Cosway.

Jefferson yang berstatus duda, terpikat pada Cosway saat bertugas sebagai perwakilan AS di Paris, Prancis. Perempuan kelahiran Italia dari sepasang orangtua asli Inggris tersebut berprofesi sebagai seorang musisi dan pelukis yang cukup ternama di Paris. Sayangnya, Cosway berstatus sudah menikah.

Thomas Jefferson tidak kehilangan akal dengan membangun hubungan sebagai seorang teman dekat. Meski demikian, tingkah laku pria asal Virginia itu tidak mencerminkan seorang teman. Ia selalu mendadak romantis ketika berjalan bersama Maria Cosway di jalanan kota Paris.

Salah satu contohnya, Jefferson bisa melompat ke atas batu air mancur hingga tergelincir dan pergelangan kanannya patah. Setelah sembuh, Jefferson lantas menulis sebuah surat cinta terkenal bagi Maria yang baru saja pindah dari Paris ke London, Inggris, untuk mengikuti suaminya.

Surat cinta tersebut di kalangan pecinta sejarah dikenal dengan judul “Sebuah Dialog antara Kepala dengan Hati”. Jefferson mengungkapkan rasa cintanya terhadap seorang perempuan yang mampu membuatnya menjadi makhluk paling menyedihkan di dunia, tetapi di saat bersamaan membuatnya mencaci diri sendiri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya