Selaras dengan tema pertemuan D8, dalam pidatonya Menlu Retno mengajak seluruh negara anggota D8 untuk dapat memperluas peluang melalui kerja sama Selatan-Selatan yang lebih erat. Kerja sama Selatan-Selatan yang kuat dinilai akan dapat berkontribusi dalam mendorong kemandirian negara-negara berkembang dalam pembangunan ekonomi di tengah tantangan global yang semakin besar.
Baca Juga: Mantap! Pimpin Rapat Menteri di PBB, Menlu Retno Tekankan Pentingnya Jaga Perdamaian Dunia
D-8 dibentuk melalui Deklarasi Istanbul pada tanggal 15 Juni 1997 dengan tujuan untuk menghimpun kekuatan negara-negara berpenduduk muslim dalam memperkuat ekonomi. Tahun 2017 menandai 20 tahun kerja sama D-8 dan di bawah kepemimpinan Turki, telah ditetapkan 6 area prioritas kerja sama yaitu perdagangan, perindustrian, pertanian, energi, perhubungan dan pariwisata.
Setelah Pertemuan Tingkat Menteri, akan diadakan pula Konferensi Tingkat Tinggi D8 yang akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. KTT D8 diharapkan akan menghasilkan 2 (dua) buah dokumen akhir Istanbul Declaration 2017 dan D8 Istanbul Plan of Action.
(Rufki Ade Vinanda)