HISTORIPEDIA: Blokade Kuba Awali Krisis Rudal yang Hampir Menyeret Dunia ke Perang Nuklir

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 22 Oktober 2017 06:01 WIB
Presiden AS John Fitzgerald Kennedy mengumumkan blokade terhadap Kuba (Foto: Washington Post)
Share :

PERSETERUAN antara Amerika Serikat (AS) dengan Kuba resmi dimulai pada 22 Oktober 1962. Presiden AS saat itu, John Fitzgerald Kennedy, mengumumkan blokade terhadap Kuba karena ditemukannya peluru kendali (rudal) milik Uni Soviet terpasang di pulau tersebut.

Dalam pidatonya, pria yang akrab disapa JFK itu mengecam tindakan Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev, atas tindakan gelap, sembrono, dan ancaman provokatif terhadap perdamaian dunia. Ia juga mengingatkan bahwa AS siap untuk membalas jika rudal diluncurkan dari Kuba.

Empat hari sebelumnya, Kennedy diberikan bukti foto berupa 40 situs peluncuran rudal balistik milik Uni Soviet di Kuba di mana AS ada dalam jangkauan tembak. Kennedy lantas memimpin rapat tertutup dengan para penasihat terdekatnya.

Melansir dari History, Minggu (22/10/2017), rapat tersebut menyetujui tiga alternatif: negosiasi dengan Soviet untuk menyingkirkan rudal; mengebom situs rudal di Kuba; atau mengimplementasikan blokade laut terhadap Kuba. Kennedy memilih opsi terakhir dengan opsi alternatif mengebom situs rudal hanya jika aksi lanjutan dibutuhkan.

Blokade secara resmi diimplementasikan pada 21 Oktober 1962 dan keesokan harinya, Kennedy menyampaikan pidato nasional yang isinya mengingatkan warga AS akan situasi yang terjadi. Ia mengingatkan bahwa rudal di Kuba dapat mencapai Washington atau area mana pun di selatan Negeri Paman Sam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya