Mengenang 91 Tahun Kematian Houdini, Legenda Escapologist dengan Berbagai Warna Kehidupan

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis
Selasa 31 Oktober 2017 08:31 WIB
Harry Houdini dalam Sebuah Pertunjukan (FOTO: Okezone/Istimewa)
Share :

Malapetaka betul tiba malam itu. Tepat di pertunjukannya yang ketiga, Houdini mengatakan pada asistennya bahwa dia benar-benar tidak sanggup melanjutkan pertunjukan karena rasa sakit yang makin tak tertahan. Tak lama setelah tirai panggung ditutup, Houdini kemudian langsung tersungkur dan tak sadarkan diri. Beberapa hari setelah menjalani perawatan, Houdini pun mengembuskan nafas terakhirnya.

Warna-warni Kehidupan Houdini

Houdini terlahir dengan nama Erik Weisz di Budapest, Hungaria, 24 Maret 1874. Meski kemudian dalam sebuah wawancara dirinya mengklaim Appleton, Wisconsin, Amerika Serikat sebagai tempat lahirnya, dan 6 April 1874 sebagai tanggal lahirnya.

Houdini lahir dari Rabbi Mayer Samuel Weiss dan istrinya, Cecília Weisz. Ayah Houdini menjabat sebagai seorang Rabbi dari Kongregasi Yahudi Reformasi Zion.

Ketika masih anak-anak, Houdini mengambil beberapa pekerjaan dan berhasil mencapai banyak prestasi, mulai dari membuat debut publik sebagai pemain trapeze pada usia sembilan tahun, hingga menjadi juara lari cross country pada masa mudanya, hingga suatu hari ia ditakdirkan dengan dunia sulap dan mengganti namanya menjadi Harry Houdini.

Nama Houdini sendiri dipilihnya atas kekagumannya pada seorang pesulap Perancis, Jean Eugene Robert Houdin. Dalam kehidupan selanjutnya, Houdini menyatakan nama depan "Harry" merupakan penghormatan kepada Harry Kellar, yang juga dikaguminya.

Sekitar tahun 1900, Houdini memulai karir sulapnya di sebuah sirkus. Sebelum menjadi escapologist, Houdini adalah seorang raja kartu. Julukan Kings of Cards pun disematkan kepadanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya