Dengan sedikit malu, Reni menjawab tidak pernah. Mereka hanya sekadar ngobrol-ngobrol saja kalau sedang berduaan.
"Tidak pernah Pak," jawabnya pelan. Seketika, pengunjung sidang pun langsung bersorak dengan jawaban Reni seperti itu.
Sementara, dalam keterangannya sebagai saksi untuk terdakwa Reni, Irfan alias Efan yang merupakan teman Andi Lala yang juga terlibat dalam pembunuhan Suherwan mengaku ikut memukuli korban karena kesal istri temannya diselingkuhi.
"Sebelum kejadian pembunuhan itu, awalanya saya bertemu Andi Lala di pinggir jalan sedang pukul-pukulan dengan korban. Saat saya tanya katanya korban selingkuhan istrinya. Di situ saya emosi lalu ikut memukulinya," terang Irfan.
Tak berhenti di situ, kata Irfan, dia juga ikut membawa korban ke rumah Andi Lala di Jalan Pembangunan II, Desa Skip, Lubuk Pakam.