UNHCR Desak Australia Selesaikan Darurat Kemanusiaan di Kamp Pulau Manus

Putri Ainur Islam, Jurnalis
Kamis 02 November 2017 14:20 WIB
Para pencari suaka di Papua Nugini yang tertahan akibat tak diizinkan menepi di Australia. (Foto: Reuters)
Share :

LORENGAU – Organisasi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan bahwa Australia harus segera mengambil tindakan untuk menghentikan ‘darurat kemanusiaan yang sedang berlangsung’. Diketahui, 600 pencari suaka dibarikade pusat penahanan Pulau Manus, Papua Nugini, tanpa makanan atau air.

Tahanan di Kamp Pusat Pulau Manus selama dua hari ini menentang upaya Australia dan Papua Nugini untuk menutup kamp tersebut. Alasan utama, mereka takut mendapatkan kekerasan dari masyarakat setempat jika dipindahkan ke pusat transit lainnya.

BACA JUGA: Bentrokan Pecah di Pusat Penahanan Pencari Suaka Papua Nugini

Tanpa persediaan makanan, banyak tahanan yang mulai menunjukkan efek buruk. Karena suasana tersebut, PBB mengatakan bahwa Australia harus segera menyelesaikan permasalahan kamp dengan Papua Nugini.

"Australia tetap bertanggung jawab atas kesejahteraan semua orang yang pindah ke Papua Nugini sampai solusi jangka panjang yang memadai ditemukan," kata pihak PBB dalam sebuah pernyataan, dinukil Reuters, Kamis (2/11/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya