“Pembersihan” ini merupakan langkah terbaru dari serangkaian kebijakan dramatis dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang telah dipandang sebagai pendorong utama dalam pembuatan kebijakan di Arab Saudi. Pria berusia 32 tahun itu dinilai tengah berusaha menyingkirkan lawan-lawan politiknya dan menjadikan dirinya sebagai pewaris mutlak dari Dinasti Saud.
"Dia berusaha untuk menyegarkan kembali kepercayaan publik terhadap Kerajaan Saudi dengan melakukan diversifikasi ekonomi, melonggarkan pembatasan agama, dan melaksanakan reformasi sosial yang luas," kata seorang pejabat pemerintah AS yang tak disebut namanya.
Dengan penangkapan tersebut, Mohammed bin Salman dianggap telah menepati janjinya yang akan membuat posisinya sebagai seorang calon penerus takhta menjadi semakin kuat di masa mendatang.
(Rahman Asmardika)