Ibu Muda Bunuh Anak Kandung karena Sering Ngompol, Ini Kata Psikolog

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Senin 13 November 2017 12:01 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Seorang ibu muda bernama Novi Wanti (25) tega menganiaya anak kandungnya, Greinal Wijaya (5), hingga tewas. Pemicunya hanya gara-gara si anak kerap mengompol. Berdasarkan pandangan psikolog, kejadian ini tak lepas dari adanya masalah pada diri pelaku.

Psikolog sosial dari Universitas Airlangga M G Bagus Ani Putra mengatakan, kekerasan dalam rumah tangga disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah faktor ekonomi yang berujung pada frustasi. Bagus mencontohkan teori Agresi Frustrasi dari Dollard dan Miller.

Menurut mereka, frustrasi menyebabkan agresi. Melihat dari teori itu, saat ini banyak agresi yang disebabkan frustrasi akibat kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Ia melihat, tindakan Novi Wanti bisa jadi akibat frustrasi dengan kondisi hidup.

(Baca juga: Gara-Gara Sering Ngompol, Ini Alasan Ibu Muda di Kedoya Siksa Anak Kandungnya Hingga Tewas)

"Bisa karena faktor ekonomi, rumah tangga atau beban hidup lainnya," tutur Bagus kepada KORAN SINDO, Senin (13/11 2017).

Melihat kejadian ini, ia menyarankan agar keluarga tetap sebagai filter utama agresi. Agar agresi tidak meningkat, perlu memperbanyak komunikasi terlebih ketika ada anggota keluarga yang berkonflik. "Saran saya untuk personal, jika emosi meningkat dan cenderung untuk agresif," tuturnya.

Selain itu, ia menyarankan untuk keluar sebentar dari objek emosi dan melakukan pelampiasan yang sifatnya positif. Misalnya liburan, beribadah, melakukan hobi atau sekadar menjalankan hal-hal ringan yang disukai. “Jika telah fresh kita dapat berpikir logis,” pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya