Selanjutnya Mitha mendapat kabar bahwa mertuanya sakit sakitan. Ia pun bergegas ke rumah sang mertua untuk menjenguk. “Hari Minggu malam anya menjenguk mertua, tapi saat itu Sadam tidak ada di rumah. Kemudian setelah menjengku saya pulang,” kata Mitha.
Dan pada Senin 20 November 2107 sekira pukul 06.00 WIB, dirinya menjenguk lagi sang mertua tapi tak juga menemui Sadam. “Saya punya firasat tidak enak, kok Sadam selalu tidak ada di rumah mertua. Akhirnya saya berinisiatif ke kos cewek tersebut. Ternyata benar, di depan kama kos ada sandal suami saya, namun saat saya masuk kos, di langsung kabur lewat jendela belakang, kemudian saya hajar cewek itu di dalam kos,” urainya.
Ia melanjutkan, tak berapa lama Sadam akhirnya muncul dari depan dan mencoba melerai perkelahian. “Sadam bilang sudah ayo kita pulang, akhirnya saya tambah marah dan memukul Sadam dan cewek itu. Akhirnya waga sekitar keluar semua dan melihat kenapa ko ramai ramai. Ibu kos pun keluar dan bilang bahwa mereka mengaku sudah nikah siri. Terus saya bilang saya istri sahnya. Warga pun terperangah. Namun, setelah saya tanya ternyata mereka tidak nikah siri. Pengakuan nikah siri supaya bisa diterima ibu kos. Jadi selama ini mereka kumpul kebo. Dan akhirnya mereka di gelandang ke rumah pak RT,” ujarnya.
Kemudian, dirinya pun memmposting masalah ini di FB dan dishare banyak netizen dan banyak yang mendukungnya. “Saya sudah pasrah saja, setalah ini keluarga kecil saya bubar. Yang penting saya dah puas mempermalukan mereka,” tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)