Libya adalah titik keberangkatan utama bagi sebagian besar pengungsi Afrika yang mencoba menyeberang ke Eropa. Penyelundup biasanya memasukkan mereka ke perahu karet tipis yang sering pecah atau tenggelam.
Sebagian besar pengungsi diselamatkan oleh kapal internasional dan dibawa ke Italia, di mana lebih dari 115 ribu pengungsi telah mendarat sejauh tahun ini. Meski begitu, terjadi peningkatan dalam jumlah pengungsi yang dicegat oleh penjaga pantai Libya dan dikembalikan ke negara Afrika Utara.
Hampir 3.000 pengungsi diketahui meninggal atau hilang setelah mencoba menyeberang ke Eropa melalui laut tahun ini. Sebagian besar terjadi di perairan antara Libya dan Italia. Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan bahwa sejak tahun 2000 wilayah Mediterania telah menjadi "perbatasan paling mematikan di dunia" bagi para pengungsi.
(Rahman Asmardika)