“Masyarakat harus terus waspadai dan memantau lingkungan,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulonprogo, Arif Sudarmanto memaparkan, ada 21 desa di wilayah Perbukitan Menoreh dinyatakan rawan longsor.
Sebanyak lima desa berada di Kecamatan Kokap, tujuh desa di Samigaluh, empat desa di Girimulyo, empat desa di Kalibawang, dan satu desa lainnya di Pengasih.
“Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Masyarakat harus waspada,” tuturnya.
(Awaludin)