Dokter di Auschwitz itu mengeluarkan sumsum tulang, gigi, dan sampel rambut untuk menemukan bukti bahwa kurcaci adalah penyakit bawaan. Mengele punya kebebasan itu karena sejalan dengan ideologi Nazi yang ingin eugenika (pemurnian ras) dengan menggunakan cara pseudosains (kepercayaan yang bertentangan dengan ilmiah).
Penelitian terbagi mulai dari ginekolog yang memeriksa para wanita dari keluarga itu. Sementara Mengele tertarik mengambil darah Shimshon Ovitz (berusia 18 bulan), yang lahir prematur dari orangtua normal. Para dokter memang kerap menarik darah bayi setiap hari lalu menyimpannya dan membiarkan bayi dalam kondisi sekarat.
Mengele pun sangat bahagia saat tahu dia punya 22 orang kerdil. Ia sampai berseru gembira, "Aku sudah bekerja selama 20 tahun!"
BACA JUGA: Meski Tubuhnya Kecil, Kakek Ini Dianggap Sebagai Pahlawan
Meski nasib Ovitz lebih baik daripada anggota narapidana lainnya, mereka secara pribadi menyaksikan dua orang bertubuh kecil terbunuh dan direbus hingga tulang mereka bisa dipamerkan di museum. Keseluruhan prosedur mengerikan itu tertangkap di film, tapi gulungannya tidak pernah ditemukan.