Penataan Trotoar di Sudirman-Thamrin Gunakan Dana Sisa Simpang Susun Semanggi

Bima Setiyadi, Jurnalis
Rabu 06 Desember 2017 09:16 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Asisten Pembangunan Sekertairat Daerah DKI Jakarta, Gamal Sinurat mengatakan penataan trotoar Sudirman-Thamrin, salah satu pendanaannya memang menggunakan sisa dana Koefensi Luas Bangunan (KLB) pembangunan Simpang Susun Semanggi (SSS).

Namun, penataan tidak perlu menunggu hasil audit SSS lantaran prekiraan pembangunan SSS dengan KLB PT Mitra Panca Persada (MPP) masih menyisakan dana sekitar Rp200 miliar dari total KLB Rp579 miliar.

"Penataan trotoar tidak perlu tunggu audit SSS. Asal jangan melebihi sisa itu. Kalau melebihi ya temuan," kata Gamal di Balai Kota, Selasa 5 Desember 2017.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal menuturkan penataan trotoar Sudirman-Thamrin hanya tinggal pematangan design. Menurut dia, tiga instansi yang akan menata trotoar sepanjang kurang lebih 6,2 kilometer itu telah melakukan lelang fisik. Ketika design sudah matang, penataan pun bisa dilakukan.

Adapun dana yang dikeluarkan untuk penataan itu, kata Yusmada, mencapai sekitar Rp500 Miliar gabungan dari tiga perusahaan, yakni PT MPP, PT Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta dan PT Keplan.

"Penataan tidak hanya dilakukan untuk trotoar saja. Tetapi juga untuk lajur kendaraan dan jalur hijau yang ada. Sekarang masih dalam tahap mematangkan design untuk penataan kawasan Sudirman dan Thamrin," ungkapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengakui, design penataan trotoar mengalami evaluasi. Trotoar yang sudah lebar nantinya harus bisa mempersatukan warga. Terpenting, harus memuliakan pejalan kaki.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya