JAKARTA - Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu, Andi Azwan, menyatakan bahwa tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yakni Roy Suryo Notodiprojo, tidak dapat menempuh penyelesaian melalui mekanisme restorative justice.
Dalam kasus tersebut, sejumlah nama turut disebut, di antaranya Roy Suryo Notodiprojo, Tifauzia Tyassuma, serta Refly Harun. Namun, salah satu pihak sebelumnya, Rismon Hasiholan Sianipar, telah keluar dari kelompok tersebut.
“Mereka ini tersangka, kecuali Roy Suryo, tidak bisa mendapatkan restorative justice. Karena dia pernah menjadi narapidana, pernah ditahan,” ujar Andi dalam program Interupsi iNews TV, Kamis (19/3/2026).
“Yang lain masih bisa, termasuk Dokter Tifa. Itu hak mereka. Dalam KUHP baru, restorative justice terbuka untuk semua, sehingga dipersilakan menempuh jalur tersebut,” katanya.