Tangkal Radikalisme dengan Pengajian Sejuk

Antara, Jurnalis
Kamis 07 Desember 2017 01:33 WIB
Ilustrasi. Foto Okezone
Share :

Ia menambahkan, kegiatan Pengajian Sejuk itu diharapkan mampu memahami bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan sesuatu dengan penuh cintah. "Dengan mempelajari pemikiran sufi-sufi dan para filsuf Islam, kita dapat memahami bahwa Islam adalah ajaran yang penuh cinta," jelasnya.

Sementara itu, ‎acara Pengajian Sejuk ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan UIN, M. Suryadinata.‎ Ia mengatakan, bahwa esensi ajaran Islam mengutamakan cinta ketimbang amarah.

"Jika ada orang yang lebih mengutamakan amarah dibanding cinta, maka secara tidak langsung dia telah mereduksi esensi Islam itu sendiri", ucap Doddy dalam sambutannya.

Sebanyak lebih dari 250 orang dari berbagai kalangan termasuk para mahasiswa UIN, berbagai organisasi lintas agama, para pengambil kebijakan dan beberapa akademisi dari berbagai institusi pendidikan.

Pengajian Sejuk ini turut menghadirkan dua narasumber. Yakni Media Zainul Bahri yang juga merupakan salah satu Dosen UIN. Ia memaparkan, bahwa berdasarkan kajian Ibn ‘Arabi, mencintai perbedaan itu sendiri adalah bagian dari keimanan Islam. "Jika kita memaksakan keseragaman, maka kita menentang takdir Allah," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya