OKEZONE STORY: Felix Dadaev, Pria yang Menjadi 'Bayangan' Diktator Soviet

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 11 Desember 2017 08:02 WIB
Felix Dadaev (kiri) dianggap sangat mirip dengan Joseph Stalin (Foto: Bartu History/Twitter)
Share :

JOSEPH Stalin adalah salah satu Pemimpin Uni Soviet dan Diktator terbesar yang pernah dikenal dunia. Pria kelahiran Gori, Georgia, itu merupakan seorang ahli dalam propaganda dan pemimpin yang tak mengenal belas kasihan.

Stalin yang lahir dengan nama Ioseb Jughashvili itu memimpin sebuah pemerintahan teror di Uni Soviet dengan polisi rahasia dan penindasan politik. Dia juga disebut-sebut bertanggung jawab atas kematian 50 juta orang selama memerintah dari 1924 sampai 1953.

Salah satu contoh yang banyak diceritakan untuk menggambarkan kekejaman dan perasaannya yang tanpa belas kasih adalah ketika putranya, Yakov ditangkap oleh Nazi Jerman semasa Perang Dunia II. Meski pemimpin Nazi, Hitler telah menyatakan siap berunding untuk melepaskannya, Stalin menolak bernegosiasi dengan musuh dan membiarkan Yakov mati di dalam tahanan.

Sebagai pemimpin, Stalin memiliki semua karakteristik seorang diktator. Stalin membuat kepribadiannya dikultuskan dalam berbagai cara mulai dari menamakan kota dengan namanya, memasukkan namanya sendiri dalam lagu kebangsaan, menulis ulang buku untuk menyanjung dirinya sampai mengontrol media Soviet agar tidak memberi kesan negatif terhadapnya dan pemerintahannya.

Tentu saja, dengan pemerintahan dan kekejamannya, Stalin memiliki banyak musuh dan semakin hari dia merasa semakin ketakutan dan paranoid. Dan seperti banyak diktator lainnya, dia menggunakan pemeran pengganti (body double) untuk melindungi diri dari upaya pembunuhan.

Melansir dari The Vintage News, Senin (11/12/2017), selama bertahun-tahun para pemeran pengganti itu akan dilatih untuk berperilaku dan berbicara seperti Stalin, rambut dan kumisnya dipangkas seperti menyerupai sang diktator dan menggantikannya dalam banyak kesempatan.

Salah seorang pemern pengganti yang pertama kali dikonfirmasi keberadaannya adalah seorang pria bernama Rashid. Agen intelijen Soviet, KGB, merekrut Rashid begitu mereka mendengar bahwa dia berpenampilan mirip dengan Joseph Stalin.

Rashid menghabiskan dua tahun berlatih dengan seorang aktor yang memerankan Stalin dalam film propagandanya. Dia muncul dalam acara media saat sang diktator memiliki urusan lain yang lebih penting. Rashid mengklaim, ada pemeran pengganti selain dirinya yang tinggal di vila milik Stalin di dekat Moskow.

Setelah kematian Stalin, Rashid dipindahkan ke sebuah kota terpencil. Dia mencukur kumisnya, menua sampai meninggal dunia pada 1991 di usia 93 tahun. Sampai penghujung hayatnya, Rasghid tidak pernah bertemu dengan pemeran penganti Stalin lainnya.

Pemeran pengganti kedua yang dikonfirmasi keberadaanya adalah Felix Dadaev. Felix maju dan menceritakan kisahnya pada 2008 setelah mendapt izin dari Pemerintah Rusia. Sebelumnya, dunia sama sekali tidak mengetahui dia ada.

Mantan penari balet kelahiran Dagestan itu baru menginjak usia awal 20-an tahun ketika menjadi pemeran pengganti Stalin. Felix yang turut terjun dalam Perang Dunia II menderita luka parah dalam pertempuran dan dibawa ke rumah sakit.

Di sana dia didekati oleh NKVD, dinas intelijen Soviet pendahulu KGB, dan diberikan perintah baru. Dia dinyatakan tewas, dan dibawa ke Kremlin untuk berlatih mejadi pemeran pengganti Stalin, peran barunya.

Keluarga Felix sama sekali tidak mengatahui hal ini karena mereka dikabarkan bahwa putra mereka telah meninggal dalam perang.

Meski saat itu Felix memiliki perbedaan usia 40 tahun dengan Stalin, dia masih terlihat mirip dengan sang diktator. Dengan riasan di wajahnya dan berdandan seperti Stalin, Felix menghadiri pertemuan di seluruh Rusia. Bahkan ke pertemuan terkenal di Yalta untuk memperlihatkan dirinya kepada media sementara Stalin yang asli terbang secara rahasia.

Berdasarkan keterangan yang disampaikannya pada 2008, perbedaan antara Stalin dengan Felix terletak pada telinga dan suara mereka. Felix memiliki telinga yang lebih kecil dari Stalin, tetapi hal itu hampir tidak terlihat.Felix begitu baik dalam menjalankan perannya sampai-sampai sahabat dekat Stalin pun sulit untuk membedakan keduanya.

Rahasia mengenai perannya sebagai pengganti sang diktator dijaga sampai Felix berusia 88 tahun karena khawatir akan keselamatannya. Felix takut KGB atau hantu Stalin mungkin aka melakukan sesuatu terhadapnya jika dia berani buka mulut.

Keterangan dan kisah Felix didukung oleh KGB dan dia kemudian menulis buku autobiografi dan melakukan beberapa wawancara.

Felix mengklaim ada empat pemeran pengganti yang digunakan Stalin. Felix juga mengatakan, meski terasa seperti diculik dan dipaksa memainkan perannya oleh polisi rahasia Soviet, dia merasa bangga dengan kemiripannya dengan Stalin dan peran barunya.

Kisah yang diceritakan Felix mengonfirmasi banyak teori mengenai pemeran pengganti yang digunakan oleh diktator dunia sepanjang sejarah.

Selain Stalin, Pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler dan Diktator Irak, Saddam Hussein juga disebut-sebut menggunakan pemeran pengganti untuk melindungi nyawa mereka.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya