Orang nomor satu di Indonesia tersebut juga telah menyatakan ketidaksepakatannya bahkan mengecam keputusan sepihak Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi meminta Negeri Paman Sam mempertimbangkan kembali keputusannya itu.
"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut," jelasnya.
(Baca Juga: Tokoh Lintas Agama Tolak Klaim Sepihak Yerusalem Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat)
Kepala Negara mengatakan, pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, di mana AS merupakan anggota tetapnya. "Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," tegas Jokowi.
(Arief Setyadi )