BEIJING – Angkatan Laut China memulai latihan menembak empat hari dengan menggunakan peluru sungguhan di lepas pantai Korea Utara (Korut). Latihan itu digelar di tengah ketegangan yang kembali memuncak di Semenanjung Korea setelah Pyongyang memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa penerapan blokade di wilayahnya sama saja dengan sebuah pengumuman perang.
BACA JUGA: Militer AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan di Semenanjung Korea, Ini Kata Rusia
Diwartakan RT, Sabtu (16/12/2017), latihan tersebut dimulai pada Kamis, 14 Desember dari lepas pantai Lushun, Provinsi Liaoning, China. Berdasarkan keterangan dari Badan Keamanan Maritim China, sebelum latihan berlangsung, area seluas 276 kilometer persegi telah dinyatakan tidak boleh dimasuki.
Lushun adalah pangkalan laut penting yang menjadi markas dari Armada Laut Utara Tentara Pembebasan Rakyat China yang bertanggungjawab menjaga wilayah Semenanjung Korea. Besarnya skala latihan ini dan banyaknya kapal yang dilibatkan masih belum jelas.
Latihan empat hari itu dimulai di tengah banyak aktivitas militer di wilayah Semenanjung Korea. AS, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mengadakan latihan militer gabungan yang ditujukan untuk memberi tekanan pada Korut pekan ini.