JAKARTA - Ratusan santri Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) asal Nuu Waar, Kepulauan Papua, tampak ikut andil bagian dalam Aksi Bela Palestina yang dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017). Mereka ikut menyuarakan kemerdekaan Palestina sebagaimana Palestina mendukung kemerdekaan Indonesia puluhan tahun silam.
Koordinator AFKN Fadrin Rumakuay (25) mengatakan, sebanyak 300 santri yang ikut dalam Aksi Bela Palestina.
"Dari SD hingga S1 ikut dalam aksi ini. Kenapa kami ada di sini? Sejarah menjelaskan, bahwa negara pertama yang mendukung kemerdekaan RI adalah Palestina. Itu sebagai dasar kami berada di sini. Selain menyurakan Palestina harus merdeka, Indonesia memiliki tanggungjawab besar untuk itu," jelas Fadrin kepada Okezone.
(Baca juga: Salawat dan Takbir Mengiringi Massa Aksi Bela Palestina Tinggalkan Kedubes AS)
Dalam aksi ini juga, AFKN ingin menyampaikan pesan bahwa Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dibandingkan daerah lainnya, kata dia, Papua memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa.
"Sayangnya, hingga kini tak sedikit masyarakat Nuu War (Papua) yang masih telanjang, tanpa busana. Sebab, sebagian mereka menganggap itu adalah budaya. Koteka dianggap budaya. Hal itu jelas pembodohan yang akan melahirkan kemiskinan dan keterbelakangan. Jika masyarakat Nuu War tak mampu keluar dari persoalan itu, maka mustahil generasi akan datang akan mampu mengolah sendiri kekayaaan alam yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah anugerahkan di daerah di Timur Indonesia ini," jelasnya.
(Baca juga: Petisi Aksi Bela Palestina: AS Cederai Keadilan Dunia Internasional)
AFKN sendiri, lanjut dia, merupakan yayasan dibidang dakwah, sosial dan pendidikan. AFKN mengajak anak-anak mualaf, yatim piatu dari Papua untuk disekolahkan hingga sarjana.
"Setelah lulus mereka akan dikembalikan ke kampung halamannya untuk mengembangkan daerahnya masing-masing. Kami muslim dari negeri paling timur Indoensia. Bagi kami NKRI harga mati. Kami juga menyerukan umat muslim dunia untuk bantu Palestina," pungkasnya.
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xNy8xLzEwNjY5Ny8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>