Terkait revitalisasi kepengurusan, Titiek menganggap perlu dilakukan Airlangga. Hal ini menurut Titiek guna mengevaluasi kinerja orang-orang yang saat ini berada di dalam kepengurusan namun tak banyak bekerja.
"Kita cari yang muda-muda dan memang kerjanya bagus ya. Dievaluasi kemarin-kemarin yang cuma nama aja banyak tapi nggak kerja, saya rasa perlu," tuturnya.
Titiek menegaskan tak ada tawar-menawar yang dilakukan Airlangga terkait adanya wacana revitalisasi kepengurusan ini. Ia siap membantu Airlangga untuk membawa perubahan bagi Partai Golkar.
"Nggak ada tawaran-tawaran, kita tetap saling bantu, kalau memang semaunya sudah memutuskan Airlangga aklamasi sebagai ketum kita dukung," tukasnya.
(Ulung Tranggana)