Raja Arab Saudi Sampaikan Dukungannya terhadap Palestina Terkait Yerusalem

Putri Ainur Islam, Jurnalis
Kamis 21 Desember 2017 00:17 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Raja Salman. (Foto: Reuters)
Share :

RIYADH - Keputusan Amerika Serikat (AS) terkait Yerusalem sebagai ibu kota Israel menimbulkan kekecewaan dan penolakan dari berbagai negara. Bahkan negara sekutu AS, Arab Saudi, sangat menyayangkan sikap sepihak yang dilakukan oleh AS.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud menegaskan bahwa keteguhan negaranya terhadap hak-hak warga Palestina untuk memiliki Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Hal tersebut dilaporkan oleh kantor berita Saudi Press Agency.

BACA JUGA: Majelis Umum PBB Akan Gelar Sesi Khusus Darurat Terkait Yerusalem

Dilansir dari Xinhua, Kamis (21/12/2017), Raja Salman menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Kedua pemimpin tersebut meninjau kembali isu-isu regional, di mana Raja Salman juga menekankan hak-hak orang-orang Palestina untuk memiliki negara yang merdeka.

Pada awal Desember, Arab Saudi menyatakan kekecewannya terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota suci tiga agama tersebut. Pihak Arab Saudi juga mengingatkan bahwa keputusan arogan tersebut akan menimbulkan konsekuensi serius.

BACA JUGA: AS Ancam Catat Nama Anggota PBB Pendukung Resolusi Yerusalem

Arab Saudi juga memperingatkan bahwa langkah tersebut merupakan contoh regresi drastis dalam upaya untuk memindahkan proses perdamaian dan merupakan pergeseran dari posisi historis AS yang tidak memihak sehubungan dengan masalah Yerusalem, yang selanjutnya akan mempersulit konflik Palestina-Israel.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya