Jong-suk bukan hanya "wanita revolusioner yang luar biasa" dan "ibu revolusi yang suci", "keahlian menembaknya sangat bagus bahkan rekannya sesama penembak pun bisa menebak jumlah musuh yang terbunuh dengan menghitung sabuk kantong peluru yang kosong setelah pertempuran," kata sebuah laporan di kantor berita KCNA yang dikelola pemerintah.
Korea Utara mengatakan telah merilis perangko-perangko baru, mencetak koin emas dan perak baru, dan mengadakan pertunjukan budaya untuk menghormatinya.
Satu laporan mengatakan "lebih dari 300 ribu pegawai pemerintah, pekerja dari seluruh lapisan masyarakat, pemuda dan pelajar, orang Korea di luar negeri dan orang asing" mengunjungi tempat kelahirannya tahun ini.
Membesarkan Kim Jong-il
Namun, penghormatan kepada Kim Jong-suk tidak mencerminkan bagaimana negara itu memperlakukan rata-rata perempuan di sana.