Namun ia juga mengingatkan bahwa bisa jadi dalam berkas perkara Setya, nama-nama yang disebut hilang tersebut tidak terkait langsung dengan mantan Ketua DPR itu. Ia pun berharap nama-nama itu akan muncul dalam dakwaan tersangka selanjutnya, sehingga tidak ada titik yang hilang dalam rangkaian proses hukum kasus megakorupsi ini.
(Baca juga: Setnov Tanggapi Santai Soal Nama-Nama yang Hilang di Dakwaannya)
"Jangan lupa, dalam rangkaian konteks Setnov, nama-nama itu mungkin tidak terkait langsung. Harapan saya, dalam kasus e-KTP yang besar ini, nama-nama itu ada dan tetap dimunculkan dalam dakwaan selanjutnya," ujar Bivitri.
Nama-nama yang sebelumnya disebut-sebut terlibat namun hilang dalam dakwaan Setya antara lain Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Gubernur Jawa Tengah dan mantan Anggota DPR Komisi II Ganjar Pranowo, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
(Ulung Tranggana)