"Kemungkinan analisis tersebut ada benarnya (serangan politik)," kata Ubed kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (6/1/2018).
Menurut Ubed, serangan politik sangat terbuka kepada sejumlah pihak. Apalagi sosok yang akan bertarung dalam proses demokrasi.
(Baca juga: Peta Politik di Pilgub Jatim Berubah Pasca-Mundurnya Azwar Anas)
(Baca juga: PDIP Belum Putuskan Pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim)
Apalagi kata Ubed, Black Campaign sangat sulit dihindari bagi siapapun yang bertarung dalam Pemilu. Oleh karena itu, Ubed menyebut, penunjukkan sosok untuk diberikan dukungan oleh partai politik harus dilakukan secara matang dan seksama.