Kisah Pilu Mbah Sumilah: Terusir dari Kampung hingga Merawat Bayi Sebatang Kara

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis
Jum'at 19 Januari 2018 20:42 WIB
Mbah SUmilah (Foto: Harian Jogja)
Share :

Adapun Warni (44), nenek Dila, mengatakan, pihak keluarga kemudian membawa Dila dan Suprihatin kembali ke rumahnya di RT 01, Dusun Mbibal, Desa Gebang, Panggang, Gunungkidul. Namun ternyata para warga menganggap Dila sebagai aib. “Ketua RT mengancam akan mengobrak-abrik rumah saya kalau Dila masih kami tampung,” ujar Warni.

Setelah warga sekitar mengancam akan mengobrak-abrik rumah, ia dan bayi malang itu diusir. Sumilah akhirnya merawat cicitnya itu seorang diri dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Setiap harinya, Sumilah tak mampu membeli susu, dia hanya sanggup memberi Dila teh sebagai minuman.

Kapolsek Imogiri Kompol Purwadi mengatakan saat ini Dila akan diadopsi oleh kawannya yang berada di Polda DIY. Pihak Polsek Imogiri masih menunggu kedatangan pihak pengadopsi.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya