PLO Tolak Semua Inisiatif Damai jika AS Tetap Tak Cabut Pengakuannya Terkait Yerusalem

Putri Ainur Islam, Jurnalis
Kamis 25 Januari 2018 10:48 WIB
Sekjen Komite Eksekutif PLO Saeb Erekat (Foto: Reuters)
Share :

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Selasa 23 Januari, Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mengatakan bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir 2019. Pernyataan itu disampaikan orang nomor dua di Negeri Paman Sam saat berkunjung ke Parlemen Israel di Tel Aviv.

BACA JUGA: Bertemu Wapres AS, Raja Yordania Tegaskan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pidato Mike Pence diinterupsi oleh anggota-anggota parlemen Israel dari suku Arab. Mereka kompak mengangkat tulisan dalam bahasa Arab dan Inggris yang mengatakan ‘Yerusalem adalah Ibu Kota Palestina’. Para anggota parlemen tersebut lalu dikawal keluar dari ruangan.

Pence juga menekankan dukungan Gedung Putih kepada Israel dan menegaskan bahwa Washington tidak akan memberikan kesepakatan nuklir Iran kecuali jika pemantauan pelanggaran oleh Iran diperketat.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya