Kisah di Balik Foto Ciuman Ikonik Pasca-Perang Dunia II

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 03 Februari 2018 08:02 WIB
Momen spontan itu terjadi dengan begitu cepat tetapi kemudian sangat ikonik (Foto: Alfred Eisenstaedt/LIFE)
Share :

EUFORIA atas menyerahnya Jepang pada pasukan Sekutu meliputi Amerika Serikat (AS) pada 14 Agustus 1945. Perasaan lega bercampur dengan senang membuat ribuan orang memadati jalanan di New York untuk merayakan kemenangan Perang Dunia II tersebut.

Di Times Square, seorang pelaut tiba-tiba mencium seorang perawat dengan sangat intim. Momen tersebut diabadikan oleh seorang fotografer yang kebetulan melintas. Foto tersebut pertama kali dpublikasikan pada 27 Agustus 1945 oleh majalah LIFE.

Momen ciuman tersebut menjadi salah satu foto paling ikonik sepanjang sejarah. Namun, ternyata fakta tidak seindah momen yang tertangkap tersebut. Perempuan itu bukanlah seorang perawat. Ia juga tidak pernah bertemu dengan si pelaut sebelumnya bahkan hingga 35 tahun ke depan.

Si pelaut juga bukan hanya mabuk, tetapi memeluk dan mencium seorang perempuan yang tidak dikenalnya. Fakta-fakta itu belum terungkap hingga 1980 ketika masing-masing si pelaut dan perawat itu menceritakan latar belakang momen ciuman tersebut.

George Mendonsa, si pelaut, sedang cuti setelah dua tahun mengabdi di kapal USS The Sullivans yang beroperasi di Pasifik. Pria yang saat itu berusia 22 tahun mengajak perempuan bernama Rita Petry untuk berkencan dengan menonton film ketika mendengar kabar bahwa Jepang menyerah. Mendosa dan Petry berlari keluar bioskop dan menuju bar terdekat. Si pelaut lantas menenggak beberapa botol alkohol hingga mabuk.

Si perawat, Greta Zimmer, adalah imigran asal Austria yang tinggal di AS demi menghindari kekejaman Nazi Jerman. Perempuan kelahiran 1924 itu tiba di New York pada 1939 dan bekerja sebagai asisten dokter gigi. Pada 14 Agustus 1945, Greta sedang bekerja di klinik dengan menggunakan seragam putih khas perawat ketika kabar menyerahnya Jepang tersiar.

“Saya langsung keluar ke Times Square di mana papan iklan begitu terang mengelilingi gedung. V-J Day, V-J Day, teriak orang-orang seakan mengonfirmasi apa yang saya dengar di klinik,” terang Greta Zimmer dalam sebuah wawancara pada 2005, mengutip dari The Vintage News, Sabtu (3/2/2018).

Di tengah meriahnya Times Square, Mendosa tiba-tiba memeluk, menggenggam pinggang Greta, dan menciumnya. Greta Zimmer mengaku, ciuman tersebut bukan hanya sebuah tanda kasih sayang biasa, tetapi ada cerita di baliknya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya