SYDNEY – Perdana Menteri (PM) Australia, Malcolm Turnbull, melarang menteri-menterinya berhubungan seks dengan kolega dan staf khusus. Larangan tersebut diberlakukan setelah mencuatnya skandal perselingkuhan Wakil PM Barnaby Joyce dengan atase pers pribadinya.
BACA JUGA: Skandal Perselingkuhan Wakil PM dengan Stafnya Hebohkan Australia
Turnbull memutuskan untuk tidak memecat Barnaby Joyce. Akan tetapi, ia mengatakan sudah waktunya mengatur perilaku para menteri. Standar baru yang melarang hubungan antara legislator dan staf pribadi itu mencontoh aturan serupa yang diadopsi Kongres Amerika Serikat (AS) pekan lalu.
“Pada 2018, sangat tidak bisa diterima apabila seorang menteri memiliki hubungan seksual dengan seseorang yang bekerja untuknya. Praktik lingkungan kerja yang sangat buruk. Setiap orang tahu bahwa tidak ada hal baik dari situasi tersebut,” ujar PM Malcolm Turnbull, dinukil dari Reuters, Kamis (15/2/2018).
“Para menteri, tidak peduli apakah mereka single atau sudah menikah, tidak boleh terlibat hubungan seksual dengan stafnya. Berhubungan seksual berarti melanggar standar tersebut,” imbuh pria berusia 63 tahun itu. Turnbull mengatakan, peraturan tersebut mulai berlaku sejak hari ini dan Joyce harus mempertimbangkan posisinya sebagai Ketua Partai Nasional.