MU mengatakan sangat terganggu dengan suara teriakan orangutan di atas ranting pohon besar sambil bergelantungan. “Orangutannya teriak-teriak terus, waktu itu saya kaget dan lagi stres, karena ibuku waktu itu mau pulang. Jadi saya keluar ambil senapan dan saya tembak. Saya sebenarnya enggak mau bunuh cuma mau usir saja, saya stres waktu itu,” bebernya.
Senapan angin yang digunakan itu baru dibeli sebulan lalu dan digunakan untuk jaga-jaga apabila ada hewan liar seperti biawak. MU mengatakan baru pertama kali ini berjumpa dengan orangutan yang hendak mencabut tanaman nanasnya.
(Baca Juga: Satu Keluarga Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penembakan Orangutan)
“Saya nembak saja waktu itu sembarang kena saja. Soalnya orangutannya teriak-teriak seperti mau melawan. Waktu nembak saya habis satu bungkus peluru,” jelasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)