Perempuan Mesir Pukuli Pelaku Pelecehan Seksual Terhadapnya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 20 Februari 2018 13:03 WIB
Rania mengejar dan memukuli pelaku dengan menggunakan tas tangan (Foto: Daily Mail)
Share :

QENA – Tindakan seorang perempuan di Qena, Mesir, ini sungguh berani. Perempuan bernama Rania F itu berani memukul seorang pria yang hendak melakukan pelecehan seksual terhadapnya dengan menggunakan tas tangan. Ia juga berhasil membuat pria itu ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara.

Video keberanian Rania F itu disebar oleh para aktivis pembela hak-hak perempuan di Negeri Piramida. Perempuan berusia 20 tahun itu terlihat mengejar pelaku dan memukulnya dengan tas tangan karena pria bernama Islam Sh itu hendak kabur.

Diwartakan Daily Mail, Selasa (20/2/2018), seorang pengendara motor sempat berhenti di lokasi dan berusaha menenangkan situasi. Akan tetapi, Rania menolak dan terus memukuli pria berusia 25 tahun itu. Ia juga meminta orang-orang di sekitar untuk mencegah agar pelaku tidak melarikan diri.

Pelaku sempat berusaha melawan, tetapi upayanya itu gagal. Islam Sh akhirnya tetap berhasil ditangkap dan ditahan oleh polisi. Insiden pelecehan seksual itu diketahui terjadi pada penghujung 2017.

Menurut media setempat, Masrawy, Rania menempuh jalur hukum terhadap Islam Sh. Pelaku akhirnya didakwa dengan tindakan pelecehan seksual setelah melalui sejumlah persidangan. Islam Sh. dihukum tiga tahun penjara atas perbuatannya itu.

Pengguna media sosial pun menanggapi positif aksi yang dilakukan Rania. Mereka menganggap perempuan itu berhasil membawa perhatian dunia kepada pentingnya perlawanan terhadap aksi pelecehan seksual di jalanan.

Seorang warganet menilai tindakan Rania itu adalah sebuah perwujudan keadilan terhadap pelaku. Sementara itu, warganet lain memuji Rania karena berani membela haknya sebagai seorang perempuan.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya