Pascainsiden Becakayu, Proyek Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan untuk Dikaji Ulang

Wijayakusuma, Jurnalis
Kamis 22 Februari 2018 02:03 WIB
Proyek pembangunan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (Foto: Wijayakusuma)
Share :

BEKASI – Pihak Jasa Marga menghentikan sementara pengerjaan proyek tol layang Jakarta-Cikampek pascainsiden robohnya girder Jalan Tol Becakayu di kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur. Penghentian dilakukan atas instruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta untuk mengkaji kembali kesiapan terkait pemasangan konstruksi.

Humas Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek Irwansyah mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui pasti kapan batas waktu penghentian proyek sepanjang 38 kilometer (km) dari Jakarta menuju Karawang itu berakhir.

"Proyek terpaksa dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Ini demi mengkaji sejumlah kesiapan dan meminimalisasi kejadian serupa terulang kembali," katanya di Bekasi, Rabu 21 Februari 2018.

(Baca: Proyek Jalan Layang Dihentikan Serentak, Pengerjaan Tol BORR Tetap Sesuai Target)

Menurutnya, penghentian proyek pengerjaan konstruksi sejumlah proyek elevated dua atau tol layang di ruas Tol Jakarta-Cikampek itu dilakukan mulai dari KM 10 Kota Bekasi sampai KM 44 Karawang pada tahap pemasangan girder box.

Langkah tersebut diambil mengingat pengerjaan proyek dilakukan di tengah ruas tol yang berpotensi terjadi kecelakaan.

"Hal ini sesuai pembahasan Kementerian PUPR dan tim investigasi untuk merampungkan dulu hasil kajian terkait keselamatan kerja," ujarnya.

(Baca: Robohnya Girder Becakayu, DPR Desak Kementerian PUPR Lakukan Audit Menyeluruh)

Meski dinyatakan berhenti sementara, masih ada beberapa pekerja yang disibukkan dengan aktivitas mengecor dan mengelas, tepatnya di KM 14.

"Iya, masih ada beberapa pekerja yang beroperasi," pungkasnya.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMS80LzEwOTM3OS8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya