BUCHAREST - Dua orang ditemukan tewas di Rumania saat salju turun dengan lebat dan suhu udara terjadi di seantero Eropa. Cuaca ini membuat banyak penerbangan dibatalkan, jalanan dan jalur kereta api terganggu dan sekolah di tutup pada Selasa, 27 Februari.
Sistem ramalan cuaca Siberia menyebut fenomena cuaca ini sebagai "Hewan Buas dari Timur" (Beast from the East) yang membawa suhu terdingin di banyak wilayah Eropa selama bertahun-tahun. Cuaca beku ini diperkirakan akan berlanjut sepanjang pekan.
Reuters, Rabu (28/2/2018) melaporkan, seorang wanita berusia 83 tahun dari Adancata, Rumania Selatan ditemukan tak sadarkan diri di salju dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara seorang pria berusia 65 tahun ditemukan tewas pada Senin malam di wilayah timur Suceava.
Bagian dari jalan raya yang menghubungkan ibukota Bucharest dengan Constanta dan lusinan jalan lainnya ditutup karena salju. Lebih dari 80 perjalanan kereta api dan 15 penerbangan dibatalkan. Pelabuhan Laut Hitam Rumania juga ditutup karena kondisi cuaca ini.
Hujan salju setebal 182 cm yang melumpuhkan kota Delnice di Kroasia utara dan dinas penyelamat membutuhkan waktu beberapa jam untuk mengevakuasi penduduk di desa dekat Mrzle Vodice. Suhu mencapai tingkat terendah -20 derajat celcius di Zavizan di gunung Velebit.
Sekolah ditutup di Bucharest dan sepuluh kabupaten Rumania serta di barat dan tengah Kroasia.Atap puluhan rumah roboh tak kuat menahan beban salju di kanton Unsko-Sanski di Bosnia barat laut.
Kantor berita pemerintah, RTCG TV melaporkan bahwa bandara utama Golubovci di Montenegro ditutup selama beberapa jam.
Badai salju yang langka di Roma pada Senin memaksa pihak berwenang Italia untuk memanggil tentara untuk membantu membersihkan jalanan.
(Rahman Asmardika)