JAMBI - Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis menilai dalam menghadapi tahun politik selalu ada potensi kerawanan sosial termasuk sara.
Kapolda tidak menginginkan keberagaman suku budaya agama yang sudah terbangun baik, terpecah belah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
"Pasalnya, tujuan semua itu hanya satu, yakni kedamaian. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat, tokoh agama, tokoh lintas agama dan tokoh pemuda menjaga stabilitas keamanan di Jambi," tukas Muchlis saat memberi materi pencegahan konflik bagi unsur pemuda lintas agama di Provinsi Jambi di salah satu hotel di kawasan Broni, Kota Jambi, Selasa (6/3/2018).
Dalam pandangannya, salah satu penyebab konflik sosial karena tingkat religius yang saat ini semakin menipis. "Tingkat pendidikan bisa menjadi sumber konflik. Kalau dulu guru ngaji tidak dibayar lillahitaalla, sekarang manggil guru privat harus bayar," ujarnya.