Prostitusi Berkedok Penjaja Kopi Dibongkar, Anak di Bawah Umur Jadi Korban

Ade Putra, Jurnalis
Kamis 08 Maret 2018 08:16 WIB
PSK yang berkedok sebagai penjaja kopi di Pontianak (Foto: Ade/Okezone)
Share :

PONTIANAK - Praktik prostitusi di Kota Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat masih saja marak terjadi. Bahkan secara terang-terangan dan berbagai modus. Kasus yang baru diungkap kepolisian ialah prostitusi berkedok penjaja kopi di kawasan Pasar Tradisional Flamboyan, Jalan Gajah Mada-Pahlawan, Kecamatan Pontianak Selatan.

"Hasil pemeriksaan sementara, modus yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi prostitusi ini dengan kedok menjual kopi," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/3/2018) malam.

Maksudnya, para perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) menawarkan air kopi pakai plastik kepada lelaki yang ada di pasar, sekaligus menawarkan jasa untuk berhubungan.

Memang, setiap harinya di pasar tradisional ini selalu ramai orang yang hendak menjual dan membeli kebutuhan harian, dimulai pukul 00.00 Wib hingga menjelang siang. Waktu-waktu ini yang dimanfaatkan pelaku untuk menjajakan dirinya.

Nanang melanjutkan, dalam kasus yang baru diungkap Tim Pasukan Elite Sabhara Polda Kalbar Garda Khatulistiwa, Rabu (7/3/2018) sekira pukul 03.00 WIB ini, seorang lelaki yang diduga sebagai mucikari bernama Joni dan beberapa perempuan muda yang diduga sebagai PSK berhasil diamankan petugas.

"Awalnya tim yang dipimpin Ipda Pendi Wibisono melakukan patroli rutin. Tim kemudian melihat ada lelaki dan perempuan yang mencurigakan tengah berbincang di tempat yang gelap dan di belakang mobil kawasan Pasar Flamboyan," terang Nanang.

Atas kecurigaan itu, lanjut Nanang, tim menghampiri kedua orang tersebut. Lelaki yang tak diketahui identitasnya itu langsung bergegas meninggalkan lokasi. Namun, si perempuan tak berkutik. Tim kemudian melakukan interogasi di temlat terhadap perempuan yang dicurigai itu.

"Dari hasil pemeriksaan memang disimpulkan bahwa perempuan tersebut adalah PSK yang bermodus sebagai penjual kopi," ungkapnya.

Hasil pengembangan, diketahui ada beberapa perempuan lainnya yang melakukan hal serupa di lokasi tersebut. Pada saat pemeriksaan semua perempuan yang berlangsung di lokasi, tim melihat seseorang lelaki memantau proses pemeriksaan tersebut.

Tim merasa curiga atas gelagat lelaki itu dan menghampirinya. Tim kemudian memeriksa barang bawaan serta handphone (HP) miliknya. Sehingga diketahui lelaki itu bernama Joni.

"Nah, saat itu tim menemukan adanya chat di WA (Whatsapp) yang berisikan transaksi ketiga wanita tersebut terhadap beberapa lelaki," papar Nanang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya