Ganjar Pranowo Jenguk Tokoh NU Kendal yang Dibacok Pengamen

Taufik Budi, Jurnalis
Selasa 20 Maret 2018 00:15 WIB
Ganjar Pranowo jenguk tokoh NU Kendal yang diserang seorang pengamen. Foto Okezone
Share :

SEMARANG - Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo menjenguk KH Ahmad Zaenuri dan Agus Nurus Saban di Rumah Sakit Tugu Semarang, Senin (19/3/2018) petang. Keduanya adalah korban pembacokan yang dilakukan pengamen depresi.

Ganjar tiba di ruang perawatan Kenanga kamar nomor lima pukul 18.00 WIB. Sejumlah keluarga korban tampak menunggui di samping tempat tidur Zaenuri dan Agus.

"Matur nuwun sampun rawuh Pak Gub," kata Zaenuri dengan nada lemah.

Dia masih terbaring di tempat tidurnya. Tangan kirinya dibalut perban. Begitu juga pada kepala bagian kanan dan kaki kiri pengurus NU ranting Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kendal itu.

Sedangkan luka pada Agus yang tak lain menantu Zaenuri hanya di pelipis kanan. Keduanya akan menjalani operasi besok siang, Selasa (20/3/2018). Luka di kepala Agus akan dijahit. Sedangkan operasi lebih serius akan dijalani Zaenuri karena luka di tangannya mengenai pembuluh nadi.

"Mohon doa agar operasinya lancar pak gub," kata Agus.

"Mudah-mudahan lancar semua ya, lekas sehat, seger waras (sehat wa afiat-red)," timpal Ganjar.

Ganjar mengatakan sudah menelefon Direktur Utama RSUD Tugurejo, untuk memberi perhatian lebih kepada dua korban.

Politikus PDIP itu juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Informasinya, si pelaku sudah ditangkap serta masih menjalani proses penyidikan. Mengenai motif, sejauh ini polisi menyimpulkan sebagai tindak kriminal biasa.

Pelaku yakni Suyatno alias Bogel (35) diduga ingin merampas tas istri Agus. Peristiwa itu terjadi di rumah KH Zainuri, Dukuh Krajan, Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kendal, Sabtu (17/3/2018). Pelaku yang diduga depresi karena dicerai isterinya itu dihajar massa usai membacok Zaenuri dan Agus.

"Kepolisian sudah memproses. Sudah ditangkap orangnya. Dan coba mau dikembangkan motif dari kejadian itu," ungkap Ganjar.

Alumnus UGM itu berujar kondisi terbaru KH Zainuri masih butuh perawatan.

"Dibanding menantunya, pak kyai lebih banyak lukanya. Tapi alhamdulillah tadi saya tanya semuanya lancar. Tidak ada pusing-pusing. Pak kyai masih bisa guyon (bercanda)," imbuhnya.

Sementara itu, adik Zaenuri, Solikhin, mengungkapkan kepada Ganjar bahwa pelaku terindikasi lebih dari satu. Ia mendapat informasi dari warga jika pelaku datang ke rumah korban bersama temannya. Ia pun sempat melihat pelaku menyambangi rumah korban beberapa hari sebelum kejadian.

"Infonya pelaku datang diboncengkan temannya naik motor, tapi belum ketemu siapa orangnya. Saya juga pernah melihat pelaku duduk di depan rumah kakak saya, melihat saya dia kabur ke timur," kata Solikhin yang rumahnya di seberang rumah Zaenuri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya