Kondisi tersebut memberikan lapangan kerja bagi para masyarakat sekitar. Ini PR bahwa kepala keluarga 60 persen dalam keadaan kurang mampu. Kemudian kalangan perempuan yang juga mendapat lapangan pekerjaan di bumbu Mahmudah ini.
"Jadi saya mmemberikan apresiasi dan terima kasih bu mahmudah merekrut sangat banyak karyawan (150 orang) produksi di sini padat karya, dan ini akan jadi inisiator dari ruang-ruang kreatifitas pemberdayaan dan keunggulan masyarakat sekitar," ungkapnya.
Sebab jika terberdayakan akan bisa menjadi lebih sejahtera. Walaupun mereka yang bekerja disini, ada yang tidak mengenyam pendidikan yang cukup, maka ketika bekerja diharapkan anak-anaknya yang akan bisa mendapatkan pendidikan lebih layak, lebih tinggi dan seterusnya.
"Kalau ini (membuat bumbu) sama sekali tidak berat mengaduk, kecuali kalau jenang tambah lama tambah berat. Ini kan ada beberapa adukan, kalau saya malah suka aroma rempah-rempah," tandas mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era presiden Gus Dur.
(Rachmat Fahzry)