Dia mengatakan, selama ini ada pihak tertentu yang mengklaim bahwa pembangunan Buleleng sebagai prakarsa serta perjuangannya.
"Sekali lagi jangan dipolitisir hanya untuk kepentingan politik. Padahal seperti Pak Koster yang sungguh-sungguh berjuang di Pusat untuk pembangunan Buleleng hanya diam tidak ngomong apa-apa. Karena beliau kerja dulu, baru ngomong. Beda dengan yang lain,"terangnya.
Selain itu dia pula menyesalkan sikap pihak tertentu yang menjadi Pilgub Bali sebagai ajang permusuhan pendukung antarcalon. "Jangan jadikan politik sebagai ajang menciptakan permusuhan. Tapi jadikan sebuah upaya untuk membangun masyarakat," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )