Tak perlu membutuhkan waktu lama, Anton dan kawan-kawan pun berhasil mengumpulkan sekitar 450 mantan anggota geng motor dari belasan komunitas geng motor di Bandung yang memang sedang membutuhkan bantuan menuntun mereka ke arah lebih baik dan infin meninggalkan perilaku negatif mereka sebelumnya.
Ceko (24), salah satu mantan anggota geng motor XTC mengaku, ia telah memutuskan untuk hijrah dari dunia geng motor yang telah ia geluti sejak tahun 2009 lalu. Ia ingin lebih fokus dalam menata kehidupannya.
“Saya berpikir kalau saya begini terus saya mau jadi apa. Kebutuhan di dunia bisa dicari, bagaimana di akhirat. Melalui kegiatan ini bisa saling mengikat persaudaraan lewat kegiatan positif. Sekarang hidup tentram, sudah berhenti minum, enggak tawuran dan keluar rumah engga perlu bawa senjata tajam,” tutur Ceko.
Ceko bercerita, ia juga pernah lima kali berurusan dengan pihak kepolisian lantaran ikut tawuran dengan geng motor lain. Bahkan, ia juga tak segan melukai lawannya dengan senjata tajam hingga lawannya sekarat. Namun kini semuanya telah ia tanggalkan. Ceko mengaku sudah insyaf dan ingin memperbaiki diri melalui ‘Brotherhood Till Jannah’
“Dulu pernah sampai bikin koma orang pakai senjata tajam. Kejadian di pasar baru beberapa tahun lalu. Tapi sekarang sudah enggak lagi, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman yang sudah hijrah,” tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)