BATAM - Korban kecelakaan kapal yang terjadi di Perairan Pulau Horsburgh, tepatnya di wilayah Batu Putih, Johor Malaysia, akhirnya tiba di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (19/4/2018) siang sekira pukul 13.00 WIB.
Korban yang berjumlah 105 orang ini telah dievakuasi menggunakan kapal KP Baladewa setelah mengapung di laut beberapa jam.
(Baca Juga: Kapal Pengangkut 105 Orang Dikabarkan Kecelakaan di Perairan Horsburgh)
Kapal KP Baladewa yang bersandar di Pelabuhan Batu Ampar langsung menuju ke lokasi kejadian sesaat setelah mendapatkan laporan kecelakaan tersebut. Kapal tiba di lokasi kejadian sekira pukul 09.00 WIB pagi dan langsung mengevakuasi korban serta membawanya ke Batam.
Setelah berlayar lebih kurang selama 3 jam, kapal tiba di Pelabuhan Batu Ampar. "Setelah mendapat laporan kecelakaan tersebut, KP Baladewa langsung bergerak dan berhasil mengevakuasi korban," kata Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriadi.
Setibanya di Pelabuhan Batu Ampar, Kapolresta Barelang Kombes Hengki yang didampingi oleh Wakapolres AKBP Mudji Supriadi langsung meninjau para korban. Pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para korban dengan menurunkan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kepri.
Dari pantauan Okezone di Pelabuhan Batu Ampar, ratusan korban tampak duduk di dak tengah kapal. Korban yang sebagian besar laki-laki tersebut terlihat lesu. Tidak ketinggalan juga, tampak beberapa wanita serta anak kecil yang duduk di antara ratusan korban.
Dua korban wanita yang diketahui tengah hamil dievakuasi lebih dulu. Keduanya tampak lemas dan langsung digiring ke mobil ambulance yang sudah disediakan sebelum kapal tiba di Batam.
(Baca Juga: Ratusan Korban Kapal Terbalik Adalah TKI yang Ingin Pulang ke Indonesia)
"Kebetulan korban ini lagi hamil dan kondisinya lemas. Makanya langsung kami bawa ke mobil (ambulance) ini," ujar salah seorang petugas kesehatan Polda Kepri.
Sebelumnya, kecelakaan laut terjadi di Perairan Batu Putih atau Horseburgh, Johor, Malaysia yang dialami oleh kapal mengangkut 105 orang dengan tujuan Johor-Bintan, Kepulauan Riau, Kamis (19/4/2018) pukul 02.53 waktu setempat. Akibatnya, para penumpang mengapung di permukaan laut selama beberapa jam.
(Fiddy Anggriawan )