Jika Menang Pemilu Malaysia, Mahathir Jadi Perdana Menteri Tertua di Dunia

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis
Rabu 09 Mei 2018 11:51 WIB
Mahathir Muhamad (foto: reuters)
Share :

Menginjak Usia 93 Tahun 

Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia, SUHAKAM, meng imbau panel pemilu untuk menghindari partisan dan selektif. Mereka juga meminta transparansi. “SUHAKAM meyakini tingkat keadilan dipengaruhi oleh diskualifikasi kandidat secara tak jelas dan penyebaran uang dan hadiah,” bunyi pernyataan organisasi tersebut. Dalam blog pribadinya, Najib menyatakan sistem elek toral Malaysia transparan.

Dia juga mengimbau petugas pemilu menjalankan tugas dengan bertanggung jawab. Ribuan warga Malaysia sudah mulai mudik untuk ikut serta dalam pemilu, sementara para pe milih di luar negeri akan memilih melalui jalur surat pos. Jumlah penduduk Malaysia mencapai 32 juta dengan etnis yang beragam, mulai Melayu, China, hingga India. 

Mahathir dan Najib menyampaikan pidato terakhir malam kemarin sebelum pemungutan suara dibuka pada pukul 07.00 hari ini. Najib sangat optimistis dapat meraup suara besar dan keluar sebagai peme nang. “Basis politik kami masih kuat. Kami masih memiliki kekuatan. Karena itu, saya percaya diri,” kata Najib. 

Dalam usianya yang akan meng injak 93 tahun, Mahathir akan menjadi kepala ne gara tertua di dunia jika terpilih. Dia dilaporkan hanya akan memegang kekuasaan be berapa tahun sebelum diserahkan kepada An war. Namun, berita itu tidak dapat diverifikasi.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya