JAKARTA - Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim menemui mantan Presiden Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018).
Anwar Ibrahim yang mengenakan setelan jas hitam tiba di kediaman Habibie pada pukul 13.02 WIB.
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia itu masuk ke kediaman Habibie seraya melambaikan kedua tangan kepada awak media.
Pertemuan Anwar Ibrahim dan Habibie diperkirakan berlangsung selama satu jam.
Setelah melakukan pertemuan dengan Habibie, Anwar Ibrahim akan kembali ke Hotel Grand Melia untuk beristirahat.
Berdasarkan keterangan yang diunggah pada akun Facebook-nya yang diakses di Jakarta, tokoh perlawanan Malaysia itu mengatakan bahwa 1998 adalah tahun yang bersejarah bagi Malaysia dan Indonesia.
"21 Mei 1998 diingati rakyat Indonesia sebagai tarikh jatuhnya rezim Orde Lama dan bermulanya zaman peralihan kuasa serta pengukuhan institusi-institusi demokrasi yang berlaku dengan pentadbiran Presiden BJ Habibie," tulisnya.Sementara rakyat Malaysia memperingati 2 September 1998 sebagai awal kejatuhan rezim Barisan Nasional yang kemudian jatuh setelah dua dekade kemudian, yakni pada 9 Mei 2018.
"Saya percaya pertemuan dan perbincangan dengan Presiden Habibie akan mengeratkan lagi hubungan di antara dua negara kita, serta memperkukuh iltizam melaksana agenda reformasi di Malaysia," tutur dia.