JAKARTA – Badan Nasioanal Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebutkan hampir semua perguruan tinggi negeri sudah terpapar radikalisme. Radikalisme diklaim bisa memicu terorisme, sehingga perlu ditangani secara serius.
Terorisme menjadi masalah serius dihadapi dunia secara global termasuk Indonesia. Aksinya yang meresahkan membuat negara-negara terus meningkatkan sistem pengamanannya. Lalu dari mana sebenarnya terorisme itu lahir dan apa saja faktor-faktornya?
Pengamat terorisme sekaligus Direktur The Community Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya mengatakan bahwa terorisme merupakan sebuah fenomena kompleks yang lahir dari beragam faktor. Dia membeberkan tiga faktor pemicu terorisme yakni domestik, internasional dan realitas kultural.
“Faktor domestik seperti kesenjangan ekonomi, ketidak-adilan, marginalisasi, kondisi politik dan pemerintahan, sikap represif rezim yang berkuasa, kondisi sosial yang sakit,dan faktor lain yang melekat dalam karakter kelompok dan budaya,” kata Harits kepada Okezone, Minggu (27/5/2018).