Pelaku Teror di Belgia Teriakkan 'Allahu Akbar' saat Bunuh 2 Polisi

Salman Mardira, Jurnalis
Rabu 30 Mei 2018 01:14 WIB
Polisi antiteror Belgia (AFP)
Share :

Polisi Belgia (Reuters)

Herman diketahui baru sehari dibebaskan dari penjara. Seorang anggota parlemen Belgia mengatakan bahwa Herman masuk dalam daftar pengawasan polisi antiteror setelah diradikalisasi di penjara.

Jaksa sedang menyeliki kasus teror tersebut. Pada 2016, Kota Brussel, Belgia juga pernah diserang bom bunuh diri dan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Menurut kepala kepolisisian Liege, Christian Beaupere, serangan teror itu ditujukan ke polisi.

Media Belgia, RTBF menyebutkan bahwa Herman adalah pengedar narkoba. Penyelidik sedang menyelidiki apakah dia telah beralih agama selama di penjara. Sumber dalam penjara menyebutkan kalau Herman memiliki hubungan dekat dengan narapidana yang radikal selama di bui dan ingin melakukan serangan ketika dibebaskan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya