Kematian Razan menimbulkan kemarahan warga di Gaza, Palestina dan dunia internasional
Tewasnya Razan menimbulkan reaksi keras, tidak hanya dari warga Gaza, Palestina tetapi juga dunia medis dan internasional. Razan merupakan seorang petugas medis yang seharusnya tidak boleh menjadi sasaran kekerasan dalam situasi konflik.
“Petugas medis relawan menangis karena kehilangan rekan mereka, Razan al-Najjar, dibunuh hari ini di Jalur Gaza oleh Penembak Jitu Israel. Razan telah memberikan layanan keperawatan bagi para demonstran yang terluka sebelum dibunuh di timur kota Khan Younis, ” demikian disampaikan warganet Ramy Abdul melalui Twitter.
Pejabat PBB juga buka suara mengutuk aksi tentara Israel yang menewaskan Razan dan ratusan demonstran Palestina lain sepanjang demonstrasi.
Razan Terbunuh Setelah Amerika Serikat mem-veto Resolusi PBB untuk perlindungan warga Palestina
Ironisnya, kematian Razan terjadi beberapa jam setelah Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley mem-veto resolusi PBB yang diajukan oleh Kuwait dengan dukungan negara-negara Arab untuk perlindungan warga Palestina.
Haley menuding resolusi itu sangat berpihak dan tidak memedulikan Hamas yang menurutnya melakukan provokasi dan mendorong demonstrasi yang berujung pada kekerasan.