Jumlah penumpang terus meningkat setiap harinya. Pada 4 Juni 2018, jumlah penumpang keluar mencapai 8.447 orang, 5 Juni 2018 mencapai 8.888 orang, 6 Juni 2018 mencapai 9.259, 7 Juni 2018 mencapai 9.353 orang, tanggal 8 Juni 2018 sebanyak 9.543 orang dan tanggal 9 Juni 2018 mencapai 9.682 orang.
"Puncak arus mudik diperkirakan Rabu (13/6/2018) atau H-2 lebaran. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 10 ribu orang lebih," kata Suwarso.
Jumlah penumpang tersebut, lanjut Suwarso didominasi keberangkatan menuju Jakarta. Dalam sehari, terdapat 13 penerbangan dari Batam menuju Jakarta dari 5 maskapai. "Bahkan diberikan ijin satu ekstra flight ke Jakarta untuk maskapai Sriwijaya mulai 9 juni 2018," ujar Suwarso lagi.
Tak hanya Jakarta, beberapa kota di Sumatera juga menjadi tujuan utama para pemudik dari Batam. Kota tujuan yang paling banyak dituju pada mudik tahun ini yakni Pekanbaru, Padang dan Medan. "Beberapa maskapai telah mengajukan ekstra flight ke kota-kota ini tapi yang baru diijinkan ke Pekanbaru dan Jambi. Ke Kota lainnya belum karena traffic-nya masih padat di sana," kata Suwarso.
Tingginya angka arus mudik di Bandara Hang Nadim membuat pihak pengelola bandara meningkatkan pengamanan dengan menambah jumlah personil di pintu masuk bandara. Bila pada hari biasanya terdapat 2-3 orang petugas Avsec di pintu keberangkatan, kini, jumlah personil yang dikerahkan dua kali lipat dari biasanya. "Untuk pengamanan di dalam kita kerahkan petugas Avsec. Sedangkan di luar, kami bersinergi dengan Polsek Bandara, TNI dan juga personil dari tim gabungan lainnya di Posko Pengamanan Mudik. Diharapkan, arus mudik dan balik tahun ini berjalan lancar," kata Suwarso.
(Rachmat Fahzry)