Legislator Golkar itu juga meminta Komisi V ikut aktif untuk mengkaji ulang rencana integrasi tarif tol.
”Agar tidak menimbulkan efek lain, seperti kenaikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat,” tuturnya.
Pemberlakuan integrasi tarif tol JORR rencananya akan dilakukan pada 20 Juni 2018. Di mana, efeknya pada penyeragaman tarif ruas tol JORR menjadi Rp15.000. Namun, BPJT menunda kebijakan tersebut setelah menuai polemik.
(Arief Setyadi )