BEKASI - Seorang guru SDIT Darul Maza RT 05 RW 03 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku dipecat dari sekolah tempatnya mengajar lantaran berbeda pilihan calon kepala daerah dengan pihak sekolah. Ironisnya, guru tersebut dipecat melalui pesan yang dikirim dalam Grup WhatsApp.
Kisah guru malang yang diketahui bernama Robiatul Adawiyah itu diunggah pertama kali di akun Facebook milik Andriyanto Putra Valora yang merupakan suami Robiatul.
Dalam postingan-nya, Andriyanto menuturkan, sang istri dipecat secara tidak hormat hanya karena memilih pasangan calon (paslon) Ridwan Kamil-Uu untuk Jabar 1 dan Rahmat Effendi-Tri Adhianto untuk Kota Bekasi dalam Pilkada 2018. Sementara pihak sekolah ternyata mempunyai pilihan paslon sendiri, yang kemungkinan harus pula dipilih oleh guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Mengetahui Robiatul berbeda pilihan, pihak sekolah akhirnya memecatnya melalui Grup WhatsApp. Dalam postingan-nya, Andriyanto menganggap pemecatan istrinya oleh pihak sekolah adalah sebuah penghinaan bagi keluarga, dan merupakan sebuah ketidakadilan serta mengekang kebebasan demokrasi dan perbedaan pendapat. Postingan Andriyanto tersebut kini viral dan tengah jadi perbincangan hangat di media sosial.