Visi berkembang Amerika Serikat untuk "Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka" muncul pada saat yang sama ketika China meningkatkan pengaruhnya di kawasan tersebut sebagai bagian dari rencana Belt dan Road untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan negara-negara di Asia Tenggara dan sekitarnya.
BACA JUGA: Indonesia Gandeng Bangladesh Aktif dalam Kerjasama Indo-Pasifik
Meski begitu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan, Beijing siap dan menyambut baik kerja sama dengan AS untuk membantu pembangunan dan keamanan yang lebih baik di kawasan.
Penggunaan "Indo-Pasifik" telah tumbuh di antara para diplomat dari Jepang, Australia, India dan AS dalam beberapa tahun terakhir. Istilah itu merupakan singkatan untuk wilayah yang dipimpin demokratis, menggantikan istilah "Asia-Pasifik" dengan China sebagai intinya.
(Rahman Asmardika)